Skip to main content

Administrasi Visa F1 dan Dependent (Pasangan/Anak) (A Journey To The Lone Star State Part2)

Okay, terakhir saya berhenti di bagian beli buku untuk belajar GMAT suami saya di Gramedia.
Setelah sebulan dia belajar dengan membaca dan menjawab quiz - quiz yang ada di buku tersebut, maka sampailah kita di saat ujian GMAT itu sendiri.

Perlu di ketahui, untuk jadwal test GMAT ini kita bisa memilih waktu yang fleksibel, bisa di sesuaikan dengan kondisi kesibukan kita, dan tergantung kelas yang akan di ambil oleh kita, itu kelas summer, winter, fall dsb.
Karena kelas yang ingin di ambil oleh suami saya adalah kelas Fall, di mana kelas akan di mulai di bulan Agustus, maka test yang harus di ikuti adalah di bulan Januari.

Setelah suami saya memilih jadwal test di akhir bulan Januari 2017, maka bersiap - siaplah kami. Seperti ijin cuti ke kantor dan berada di tempat 30 menit sebelum test di mulai. Inget, jangan telat. Sekali test, harganya USD 250 yang kalau di rupiahkan itu sekitar Rp 3.350.000 jika 1$ nya Rp 13.400.
Test GMAT sendiri menghabiskan waktu hampir 5 jam, tapi di tempat test nya di sediakan kok snacks dan tempat minum kopi atau air putih, begitu juga ruang tunggu untuk saya yang memang harus nunggu tanpa ngapa - ngapain selama 5 jam.

Saat itu sih saya habiskan waktu dengan jalan - jalan seputar Setia Budi Building, makan siang dan ke salon Hehehehe. Setelah lama mondar - mandir menunggu 5 jam, akhirnya selesai sudah test nya dan kami pun pulang.

Setelah menunggu kurang lebih hampir 2 bulan, akhirnya kabar gembira itu datang! Surat pernyataan di terimanya suami di universitas pilihan itu sampai di rumah kami. Pada awalnya mereka juga mengirimkan pengumumannya melalui email, beda sekitar 2 minggu setelah kami menerima email, baru kita terima surat nya ke rumah.

Another step for us to move forward untuk mengurus visa, sederetan requirement kembali harus kami ikuti untuk menyelesaikan administrasi untuk mendapatkan I-20 form, di mana form ini kita butuhkan untuk pengajuan visa F1 suami dan F2 saya.

Berikut beberapa list yang bisa saya share di sini:
1. Bank Statement dari pihak sponsor
2. Bank Statement dari pihak kita di tujukan ke universitas dan U.S Embassy
3. Scan Passport kami ber dua
4. F1 form yang harus di isi dan tanda tangan suami dan pihak sponsor
5. F2 form yang harus di isi dan tanda tangan oleh suami
6. Scan Buku Nikah, karena saya mengajukan F2 visa sebagai istri.
7. E-statement Bank dari pihak sponsor, 3 bulan terakhir.

Begitu ini semua sudah lengkap, kita harus kirimkan ke pihak universitas untuk mendapatkan I-20 letter.
Untuk mengirimkan I-20 letter ini, suami pun sudah mempersiapkan untuk pengiriman dokumen menggunakan special courier (Fedex/DHL) yang khusus untuk mengirimkan dokumen - dokumen seperti ini dari universitas ke international student. Karena jika tidak menggunakan ini, biasanya pengiriman bisa sampai lebih dari dua minggu, sedang kita tidak bisa menunggu selama itu. Karena kita pun harus mempersiapkan segalanya dari pihak kami.

Persiapan dari pihak kami pun meliputi rencana resignation dari kantor kami dan pembelian tiket. Belum lagi, kami juga berencana untuk mengajak serta peliharaan guguk kami yang bernama Molly :)

Terima Kasih

Comments

Popular posts from this blog

Masalah Pengajuan F1 (A Journey To The Lone Star State Part 4)

Menyambung tulisan ku mengenai bagaimana persiapa keluarga kecil ku untuk mendapatkan visa F1 dan F2, saat ini kami menghadapi kendala pertama, yaitu "insufficient fund".. Yup, semua tabungan kami di anggap kurang jika kami ingin mengajukan I-20 letter. Padahal semua persiapa sampai saat ini tidak lah mudah bagi kami, sempet down juga sih. Bahkan sampai saat ini efeknya masih ada Hahaha Kami harus cari lagi tambahan dana agar mencukupi syarat financial nya. Kami harus cairkan semua dana investasi kami yang sudah ber tahun - tahun kami simpan. Pokoknya kita berusaha sebisa mungkin, agar tujuan dan impian kami tercapai. Iyah, aku ingin melahirkan di sana, di dampingi oleh Mama ku. Dan keinginan suami ku agar bisa mengecam pendidikan Master nya di sana. Batas maksimum kami memberikan surat pernyataan tambahan untuk financial kami adalah bulan Juni, tapi kita gak bisa ikutin karena rencana kami untuk proses visa dll butuh waktu sebulan. Well, masih berusaha positive thin...

Pengiriman Molly Ke US (A Journey To The Lone Star State Part3)

Setelah semua dokumen untuk pengajuan I-20 letter siap di kirim ke universitas of San Antonio, kini fokus kita berganti ke guguk kita, Si Molly. Sempat terpikir siiih untuk gak ajak Molly ini, karena selain kita belum pernah ada pengalaman, lama penerbangan kita sendiri adalah lebih dari 29 jam. Sedikit kuatir yaah, tapi aku ga bisa bayangin jika terpisah dari Molly ini. Aku pelihara Molly dari masih puppy dan dia terus mendampingi hidup ku di 6 tahun terakhir. Jadi suami dan aku sepakat untuk membawa Molly bersama kami pindah ke San Antonio! Wohooo!! Syarat - syarat untuk pengiriman guguk ini tergantung oleh flight yang kita inginkan, pun tempat transit kita nantinya di dalam perjalanan tersebut. Ada flight yang membolehkan membawa peliharaan bahkan di cabin pesawat, tentunya dengan ijin - ijin tertentu. Akhirnya mulailah aku tanya sana - sini, terutama ke teman - teman ku di kantor yang punya pengalaman untuk pengiriman peliharaan ke luar negri. Untuk check ketentuan baggage allo...