Skip to main content

Pengiriman Molly Ke US (A Journey To The Lone Star State Part3)

Setelah semua dokumen untuk pengajuan I-20 letter siap di kirim ke universitas of San Antonio, kini fokus kita berganti ke guguk kita, Si Molly. Sempat terpikir siiih untuk gak ajak Molly ini, karena selain kita belum pernah ada pengalaman, lama penerbangan kita sendiri adalah lebih dari 29 jam. Sedikit kuatir yaah, tapi aku ga bisa bayangin jika terpisah dari Molly ini. Aku pelihara Molly dari masih puppy dan dia terus mendampingi hidup ku di 6 tahun terakhir.
Jadi suami dan aku sepakat untuk membawa Molly bersama kami pindah ke San Antonio! Wohooo!!

Syarat - syarat untuk pengiriman guguk ini tergantung oleh flight yang kita inginkan, pun tempat transit kita nantinya di dalam perjalanan tersebut. Ada flight yang membolehkan membawa peliharaan bahkan di cabin pesawat, tentunya dengan ijin - ijin tertentu. Akhirnya mulailah aku tanya sana - sini, terutama ke teman - teman ku di kantor yang punya pengalaman untuk pengiriman peliharaan ke luar negri.
Untuk check ketentuan baggage allowance atau special assistance berdasarkan maskapai penerbangan, bisa di lihat di link berikut Peraturan Penerbangan dan Special Assistance

Aku pun juga menanyakan hal ini di sosial media ku, dan akhirnya aku menjatuhkan pilihan di Groovy Pet Care, Karena juga banyak sih yang kasih referensi bagus, bisa di cek di Groovy Pet Care
Salah satu syarat untuk pengiriman guguk ini adalah mereka sudah di vaksin rabies. Peraturan ini adalah harus bin kudu!! Musti!! Bahkan ada loh negara yang mengharuskan binatang ini di pasang microchip, tapi setau ku kalau ke US ngga seketat itu untuk jenis anjing.
Jangan kuatir, semua bisa tanyakan ke Groovy nya langsung.

Esoknya aku telpon ke Groovy, pelayanan mereka amat bagus, communicative, ramah dan jelas. Setelah tanya ini itu, akhirnya aku buat appointment untuk vaksin Molly di hari Minggu, 23 April 2017, dan rencananya sih sekalian nanya bagaimana cara pengiriman Molly jika aku maunya Molly berangkat satu pesawat denganku.

Selain bikin janji untuk Molly, di hari Sabtu nya aku juga ada janji untuk bertemu dengan dokter kandunganku yang memasuki usia 19 minggu atau hampir 5 bulan! Ngga sabar banget ketemu si jabang bayi lewat USG hehehehehe.

Terima Kasih

Comments

Popular posts from this blog

Masalah Pengajuan F1 (A Journey To The Lone Star State Part 4)

Menyambung tulisan ku mengenai bagaimana persiapa keluarga kecil ku untuk mendapatkan visa F1 dan F2, saat ini kami menghadapi kendala pertama, yaitu "insufficient fund".. Yup, semua tabungan kami di anggap kurang jika kami ingin mengajukan I-20 letter. Padahal semua persiapa sampai saat ini tidak lah mudah bagi kami, sempet down juga sih. Bahkan sampai saat ini efeknya masih ada Hahaha Kami harus cari lagi tambahan dana agar mencukupi syarat financial nya. Kami harus cairkan semua dana investasi kami yang sudah ber tahun - tahun kami simpan. Pokoknya kita berusaha sebisa mungkin, agar tujuan dan impian kami tercapai. Iyah, aku ingin melahirkan di sana, di dampingi oleh Mama ku. Dan keinginan suami ku agar bisa mengecam pendidikan Master nya di sana. Batas maksimum kami memberikan surat pernyataan tambahan untuk financial kami adalah bulan Juni, tapi kita gak bisa ikutin karena rencana kami untuk proses visa dll butuh waktu sebulan. Well, masih berusaha positive thin...

Administrasi Visa F1 dan Dependent (Pasangan/Anak) (A Journey To The Lone Star State Part2)

Okay, terakhir saya berhenti di bagian beli buku untuk belajar GMAT suami saya di Gramedia. Setelah sebulan dia belajar dengan membaca dan menjawab quiz - quiz yang ada di buku tersebut, maka sampailah kita di saat ujian GMAT itu sendiri. Perlu di ketahui, untuk jadwal test GMAT ini kita bisa memilih waktu yang fleksibel, bisa di sesuaikan dengan kondisi kesibukan kita, dan tergantung kelas yang akan di ambil oleh kita, itu kelas summer, winter, fall dsb. Karena kelas yang ingin di ambil oleh suami saya adalah kelas Fall, di mana kelas akan di mulai di bulan Agustus, maka test yang harus di ikuti adalah di bulan Januari. Setelah suami saya memilih jadwal test di akhir bulan Januari 2017, maka bersiap - siaplah kami. Seperti ijin cuti ke kantor dan berada di tempat 30 menit sebelum test di mulai. Inget, jangan telat. Sekali test, harganya USD 250 yang kalau di rupiahkan itu sekitar Rp 3.350.000 jika 1$ nya Rp 13.400. Test GMAT sendiri menghabiskan waktu hampir 5 jam, tapi di temp...