Skip to main content

Masalah Pengajuan F1 (A Journey To The Lone Star State Part 4)

Menyambung tulisan ku mengenai bagaimana persiapa keluarga kecil ku untuk mendapatkan visa F1 dan F2, saat ini kami menghadapi kendala pertama, yaitu "insufficient fund"..
Yup, semua tabungan kami di anggap kurang jika kami ingin mengajukan I-20 letter.
Padahal semua persiapa sampai saat ini tidak lah mudah bagi kami, sempet down juga sih.
Bahkan sampai saat ini efeknya masih ada Hahaha

Kami harus cari lagi tambahan dana agar mencukupi syarat financial nya. Kami harus cairkan semua dana investasi kami yang sudah ber tahun - tahun kami simpan.
Pokoknya kita berusaha sebisa mungkin, agar tujuan dan impian kami tercapai.
Iyah, aku ingin melahirkan di sana, di dampingi oleh Mama ku. Dan keinginan suami ku agar bisa mengecam pendidikan Master nya di sana.

Batas maksimum kami memberikan surat pernyataan tambahan untuk financial kami adalah bulan Juni, tapi kita gak bisa ikutin karena rencana kami untuk proses visa dll butuh waktu sebulan. Well, masih berusaha positive thinking aja sih.

Kemarin hari minggu, aku dan suami pergi ke Groovy Pet Care yang di Radio Dalam, Jakarta Selatan untuk vaksin Molly ( di mana ini salah satu syarat untuk pengiriman Molly ke US), di sini, adalah tugas kita untuk observasi kondisi Molly setelah vaksin, apakah ada indikasi pembengkakan, panas, muntah - muntah dll. Karena ini adalah kemungkinan efek samping dari vaksin tersebut.

Tapi syukur, sampai saat ini Molly masih ber aktifitas seperti biasa, makan pun normal, jadi kami cukup lega dengan kondisinya. Tinggal tunggu satu hari lagi agar kami bisa kasih obat cacing nya. Setelah itu sementara urusan Molly selesai deh. Kita bakal focus lagi ke urusan kita mungkin sampai awal May. Sampai saat itu, kita bakalan "napas" sejenak sambil memikirkan apa yang bakal kita lakukan selanjutnya lebih baik lagi.

Positive thinking itu memang di perlukan banget yah, kalau ngga, mungkin saat ini aku sudah kehilangan motivasi. kehilangan keinginan untuk tetap melanjutkan proses lainnya yang berhubungan dengan rencana keberangkatan kami. Tapi untungnya karena ngga, aku tetap berencana untuk tetap menjalankan rencana lain yang berhubungan dengan kepindahan ku.

Seperti membeli kandang untuk pengiriman Molly, rencana di karir ku, rencana pencarian tempat komunitas Indonesia di Texas, dan masih banyak lagi deh. Aku masih belum menyerah.


Comments

Popular posts from this blog

Pengiriman Molly Ke US (A Journey To The Lone Star State Part3)

Setelah semua dokumen untuk pengajuan I-20 letter siap di kirim ke universitas of San Antonio, kini fokus kita berganti ke guguk kita, Si Molly. Sempat terpikir siiih untuk gak ajak Molly ini, karena selain kita belum pernah ada pengalaman, lama penerbangan kita sendiri adalah lebih dari 29 jam. Sedikit kuatir yaah, tapi aku ga bisa bayangin jika terpisah dari Molly ini. Aku pelihara Molly dari masih puppy dan dia terus mendampingi hidup ku di 6 tahun terakhir. Jadi suami dan aku sepakat untuk membawa Molly bersama kami pindah ke San Antonio! Wohooo!! Syarat - syarat untuk pengiriman guguk ini tergantung oleh flight yang kita inginkan, pun tempat transit kita nantinya di dalam perjalanan tersebut. Ada flight yang membolehkan membawa peliharaan bahkan di cabin pesawat, tentunya dengan ijin - ijin tertentu. Akhirnya mulailah aku tanya sana - sini, terutama ke teman - teman ku di kantor yang punya pengalaman untuk pengiriman peliharaan ke luar negri. Untuk check ketentuan baggage allo...